Uniknya Fenomena Laut Terbelah di Pantai Lariti Bima

Pantai Lariti Bima. Menyebut nama pantai ini tentu masih tampak asing. Namun jika menyebut kisah Nabi Musa, pasti muncul gambaran laut yang terbelah dua. Ya... Pantai Lariti nyaris bisa dibilang seperti itu. Wisata pantai unik yang berada di Bima, Nusa Tenggara Barat ini sudah mengingatkan banyak orang tentang kisah Nabi Musa. Jika di Korea ada Pulau Jindo yang lautnya terbelah dua tahun sekali, maka di Indonesia ada Pantai Lariti yang lautnya terbelah setiap hari. Tentu sangat menarik mengenal serta mengunjungi tempat wisata di Pulau Sumbawa yang belum dikenal banyak orang ini.
Pantai Lariti
Pantai Lariti berada di Desa Soro, Kecamatan Lambu Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Membutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan dari Kota Bima, melewati jalan berlekok di tengah perbukitan. Pantai Lariti akan tampak dari atas atas bukit yang menunjukkan terumbu karang yang membentang serta beberapa pulau kecil di sekitarnya.

Pasir putih kecoklatan di pesisir pantai serta pulau kecil didepannya akan menyapa sesampainya di wisata di Bima ini. Saling terhubung dengan pulau di depannya, laut Pantai Lariti tidak begitu dalam, bahkan terumbu karang yang menawan bisa dilihat dari permukaan air. Ketika air laut surut, jalan sepanjang 100 meter membentang hingga sampai di pulau di sebelahnya, Pulau Nisa Lampa Jaram. Laut yang seolah terbelah seperti kisah Nabi Musa ini bisa dilalui untuk ke Pulau Nisa Lampa Jaram. Pasang surut air laut mulai dari mata kaki hingga pinggang orang dewasa.

Selain sensasi laut terbelah, berjalan melalui karang - karang juga menimbulkan sensasi berjalan di atas air. Pulau Nisa Lampa Jaram pernah menjadi penggembalaan kuda-kuda milik Sultan Bima. Pulau Nisa Lamba Jaram berkarakteristik sama dengan keadaan bukit di Sumbawa, gersang dan tampak kering. Menikmati keindahan lautan dari Pulau Nisa Lampa Jaram juga sangat menarik karena dari sini akan tampak lautan luas membentang yang dibatasi perbukitan. Air laut surut sekitar pukul 05.00 - 07.00 dan 15.30 - 19.00, jadi menanti sunset  di Pulau Nisa Lamba Jaram perlu dicoba. 
Sunset Pantai Lariti
Fenomena laut terbelah yang terjadi setiap hari ini menarik wisatawan di sekitar Bima maupun penjuru Pulau Sumbawa. Fenomena ini tentu juga menarik bagi wisatawan dari penjuru daerah lain ketika berkunjung ke Bima. Sensasi kisah Nabi Nuh ini, apakah anda ingin mencoba ?. 

Share :

Facebook Twitter Google+

0 Response to "Uniknya Fenomena Laut Terbelah di Pantai Lariti Bima"

Posting Komentar